Proses menyusui seringkali membuat para ibu kelelahan dan kurang tidur. Karena itu, kita mungkin memilih untuk memberikan susu formula atau ASI yang telah diperas pada si buah hati di malam hari sehingga kita bisa tidur sedikit lebih lama di malam hari. Apakah hal ini efektif? Dan apakah terdapat efek samping dari cara tersebut?
Memberikan susu formula kepada bayi di malam hari memang dapat membuat si kecil tidur lebih nyenyak di malam hari. Susu formula tidak dapat dicerna semudah ASI oleh sistem pencernaan si kecil sehingga membuatnya kenyang lebih lama. Memberikan susu formula kepada si kecil juga membuat bunda bisa menyerahkan tugas memberikan susu pada si kecil kepada orang lain sehingga bunda bisa memperoleh waktu tidur yang lebih lama di malam hari.
Akan tetapi, metode ini memiliki kelemahan. Produksi ASI bergantung pada seberapa banyak ASI yang dikeluarkan. Mengganti ASI yang biasanya kita berikan kepada si kecil di malam hari dengan susu formula akan membuat produksi ASI menurun. Bunda mungkin akan membutuhkan sedikit waktu untuk mengembalikan suplai ASI bila ingin menyusui dengan normal kembali di malam hari.
Kerugian lainnya, memberikan susu formula kepada bayi selama masa pemberian ASI eksklusif dapat mengubah flora dalam usus bayi sehingga membuatnya lebih rentan terhadap infeksi.
Kita memang diperbolehkan memberi si kecil susu formula di malam hari, namun jangan pernah melarutkan terlalu banyak bubuk susu atau mencampurkan sereal bayi di dalam susu formula yang akan diberikan dengan tujuan mengentalkan susu dan membuat bayi kenyang lebih lama. Percernaan bayi akan kesulitan untuk memprosesnya karena ia belum berkembang dengan sempurna. Memberikan makanan semi padat semisal sereal bayi sebelum si kecil berusia 4 hingga 6 bulan juga tidak dianjurkan karena dapat menimbulkan sumbatan di saluran pencernaan.
Bagaimana dengan memberikan ASI yang diperas pada bayi di malam hari? Hal ini ternyata dipandang kurang efektif karena kandungan nukleotida dalam ASI lebih banyak di malam hari. Nukleotida adalah zat kimia yang secara alami terdapat di dalam ASI dan sering dihubungkan dengan rasa mengantuk. Akan tetapi, hubungan antara menyusui di malam hari dan kualitas tidur bayi masih perlu dibuktikan dengan penelitian.
Nah, penjelasan di atas dapat menjadi bahan pertimbangan bagi bunda untuk memilih menyusui di malam hari atau memberika susu formula atau ASI dalam botol kepada si kecil. Menyusui di malam hari memang lebih baik karena memiliki berbagai kelebihan, diantaranya dapat memperkuat ikatan emosional antara bunda dan buah hati serta dapat meningkatkan produksi ASI.
Prolaktin, hormon yang berkaitan dengan produksi ASI lebih aktif ketika malam hari sehingga menyusui di malam hari dapat meningkatkan suplai ASI di siang hari. Menyusui di malam hari juga membantu si kecil membentuk asosiasi positif tentang waktu tidur di malam hari. Ia membantu si kecil merasa aman dan nyaman di malam hari dan ini akan membantu untuk tidur dengan lebih nyenyak.
SEMOGA BERMANFAAT

Tidak ada komentar:
Posting Komentar